Seknas: Jokowi Ingin KPK Tetap Independen

Sekjen Seknas Jokowi, Dedy Mawardi. Foto : istimewa
Sekjen Seknas Jokowi, Dedy Mawardi. Foto : istimewa

jakarta24jam.com – Salah satu pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta, Ubaidillah Badrun meminta Jokowi untuk kembali melibatkan KPK dalam menyeleksi menteri seperti di tahun 2014 lalu.

Menurut Dedy Mawardi, Sekjen Seknas Jokowi pendapat Ubaidillah itu terkesan justru bisa menjerumuskan KPK.

”Jangan berpendapat seolah-olah ingin perkuat KPK tapi sesungguhnya bisa sebaliknya. KPK bisa di isukan menjadi alat politik kekuasaan nantinya,” ujar Dedy Mawardi dalam siaran tertulisnya di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Pendapat yang mengarahkan KPK harus dilibatkan kedalam politik kekuasaan dengan diikutkan menyeleksi menteri, untuk saat ini berbahaya bagi independensi KPK.

Sikap Presiden Jokowi tidak melibatkan KPK justru yang on the track. Karena Jokowi ingin menjaga independensi KPK itu. Oleh karena itu, KPK melalui Wakil Ketuanya Laode M. Syarif memahami bahwa memilih menteri adalah Hak Prerogatif Presiden.

”Sikap Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif itu sejalan dengan sikap Presiden Jokowi yakni ingin sama-sama menjaga independen KPK,”  tegas Dedy. (REL/RED)