Kalbe Gelar Community Fair Pertama di Indonesia

Kalbe Community Fair Talkshow yang menghadirkan pakar-pakar kesehatan dan artis Henny Purwonegoro, di Jakarta, Sabtu (29/4). Foto : Dadang Subur
Kalbe Community Fair Talkshow yang menghadirkan pakar-pakar kesehatan dan artis Henny Purwonegoro, di Jakarta, Sabtu (29/4). Foto : Dadang Subur

jakarta24jam.com – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) pada hari ini melalui Kalbe Ethical Customer Care (KECC) menyelenggarakan Kalbe Community Fair (KCF) yang pertama di Indonesia bersamaan dengan peluncuran brand umbrella dan kemasan baru produk Medical Nutrition yang selama ini telah dipasarkan oleh Kalbe. Kegiatan ini diselenggarakan di Ecovention Ancol, Jakarta dan dihadiri sekitar 3.000 peserta dari berbagai komunitas binaan dan non binaan KECC sebanyak 50 komunitas hadir seperti komunitas pasien ginjal, kanker, hati dan stroke yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Beberapa kegiatan yang ada di Kalbe Community Fair diantaranya edukasi dan kampanye kesehatan, senam sehat, bazaar dan berbagai hiburan lainnya.

“Kalbe Community Fair 2017 ini merupakan acara yang baru pertama kali diadakan oleh Kalbe, untuk mengumpulkan berbagai komunitas kesehatan agar dapat saling berbagi dan mendapat serta mengetahui informasi terkini mengenai kesehatan,” ujar Irawati Setiady, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. “Sesuai misi Kalbe, ”meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik,” kami berkomitmen membantu masyarakat – khususnya kaum ibu- untuk senantiasa menjaga kesehatan keluarga, menerapkan pola hidup sehat dan akan terus menghadirkan produk-produk untuk mendukung kesehatan masyarakat mulai dari bayi dan Ibu mengandung hingga lansia,” lanjut Ira.

Pemeriksaan Gula Darah. Foto : Dadang Subur
Pemeriksaan Gula Darah. Foto : Dadang Subur

“Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, saat ini Kalbe fokus pada aktivitas pengembangan dan inovasi diantaranya melalui produk nutrisi yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat,” ujar Ridwan Ong, Direktur Marketing Farma PT Kalbe Farma Tbk.

“Rangkaian produk nutrisi Kalbe telah hadir di pasaran sejak belasan tahun lalu, terpercaya bagi tenaga kesehatan serta digunakan oleh jutaan konsumen dengan hasil yang baik. Pada kesempatan ini, Kalbe meluncurkan kemasan baru yang lebih modern untuk rangkaian produk nutrisi medi di bawah brand umbrella MediKAL Nutrience, yang berasal dari kata Medical Nutrition Science, menggambarkan komitmen Kalbe untuk selalu berinovasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan berlandaskan ilmu pengetahuan,” lanjut Ridwan.

Kalbe menghadirkan nutrisi medis MediKAL Nutrience dengan portfolio produk yang lengkap dan disesuaikan dengan kondisi pasien, sesuai dengan tagline MediKAL Nutrience – “Nutrisi Tepat Sahabat Sehat”.

Foto : Dadang Subur
Foto : Dadang Subur

Beberapa produk MediKal Nutrience yang diproduksi Kalbe antara lain :
1) Entrakid dengan komposisi nutrisi yang lengkap dan mencukupi kebutuhan nutrisi anak.
2) Entramix dengan komposisi nutrisi yang lengkap dan seimbang cocok untuk lansia.
3) Peptisol mengandung protein tinggi, vitamin dan mineral yang membantu proses pemulihan.
4) Nutrican nutrisi tinggi kalori dan protein untuk pasien dengan penyakit kronis khususnya kanker.
5) Nephrisol dengan komposisi protein, vitamin dan mineral yang sesuai untuk pasien dengan gangguan ginjal kronik pradialisa.
6) Nephrisol – D dengan komposisi protein tinggi sesuai dengan kebutuhan pasien gangguan ginjal kronik dengan dialisa.
7) Hepatosol dengan komposisi yang dapat memenuhi kebutuhan pasien penyakit hati kronis.
8) Hepatosol Lola dengan komposisi nutrien tambahan yang mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pasien penyakit hati kronis stadium lanjut.

Barisan produk MediKAL Nutrience ini diperkuat dengan hadirnya 2 produk baru yaitu:
1) Peptimune dengan komposisi nutrisi yang dapat membantu meningkatkan sistem pertahanan tubuh.
2) Peptibren dengan komposisi nutrisi yang lengkap dapat membantu mempercepat pemulihan pasien dengan gangguan fungsi motorik dan kognitif. (REL/RED)