Bank OCBC NISP Berikan Perhargaan TAYTB Award kepada 17 Anak Bangsa

Presiden Direktur OCBC NISP, Parwati Surjaudaja (tengah) didampingi Khoirul Anwar peraih Indonesia's Award Winning Inventor (kiri) dan peraih Indonesia's Young Internasional Activist, Isabel Wijsen (kanan) hadir saat gelaran acara “Media Gathering #NYALAkanINDONESIA by OCBC NISP" di Monas, Jakarta, Minggu (18/8). Foto : Dadang Subur
Presiden Direktur OCBC NISP, Parwati Surjaudaja (tengah) didampingi Khoirul Anwar peraih Indonesia’s Award Winning Inventor (kiri) dan peraih Indonesia’s Young Internasional Activist, Isabel Wijsen (kanan) hadir saat gelaran acara “Media Gathering #NYALAkanINDONESIA by OCBC NISP” di Monas, Jakarta, Minggu (18/8). Foto : Dadang Subur

 

jakarta24jam.com – Bank OCBC NISP mengapresiasi anak bangsa yang telah membuktikan prestasi mereka di kancah internasional. Bentuk apresiasi tersebut yakni dengan memberikan ‘Tidak Ada yang Tidak Bisa (TAYTB) Award’ kepada 17 orang yang berkarya di berbagai bidang.
“TAYTB Award ini merupakan apresiasi dari Bank OCBC NISP kepada sosok-sosok yang telah membuktikan bahwa tidak ada yang tidak bisa untuk bisa menghasilkan karya-karyanya yang diakui dunia. Kami harapkan dengan adanya penghargaan ini bisa meng-encourage lagi generasi-generasi muda yang lain,” kata Presiden Direktur OCBC NISP, Parwati Surjaudaja di Monas, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Pada acara tersebut, hadir pula dua orang peraih penghargaan TAYTB Award, yaitu Isabel Wijsen (Indonesia’s Young International Activist) dan Khoirul Anwar (Indonesia’s Award Winning Inventor).

Dalam kesempatan tersebut Isabel menceritakan kisahnya saat masih berusia 10 tahun melakukan gerakan ‘Bye-Bye Plastic’.

“Kita mulai ini saat saya umur 10 tahun dan kakak saya 12 tahun. Kita lihat ada masalah sampah besar, bukan hanya di Bali atau di Indonesia tapi di seluruh dunia. Lalu kita mulai sama ide ayo kita larang tas plastik. Kami serius dengan ini, dan akhirnya last month Bali melarang tas plastik,” ungkapnya senang.

Khoirul Anwar pun menceritakan kisahnya ketika mendapat kesempatan bersekolah di Jepang. Ia berkisah tentang bagaiman dulu ide penelitiannya diremehkan, tapi berkat kepercayaan dirinya justru idenya tersebut

“Saya pernah bermimpi menjadi ilmuwan seperti Albert Einstein. Lalu saya belajar terus sampai akhirnya mendapat kesempatan belajar di Jepang. Saya pernah melakukan penelitian yang saya tadinya tidak tau bahwa itu nantinya akan menjadi 4G. Saya diremehkan oleh beberapa pihak, saya kembali ke Jepang dan bercerita kepada profesor saya. Lalu akhirnya pada 2007 4G ada dan profesor saya mengatakan bahwa ini salah satunya adalah ide dari saya,” kisahnya.

Selain Isabel dan Khoirul, berikut 17 anak bangsa yang menerima apresiasi TAYTB Award:

Foto : Dadang Subur
Foto : Dadang Subur

1. Defia Rosmaniar – Indonesia’s Internasional Award Winning Athelete
2. Eni Lestari – Indonesia’s Internasional Labor Activist
3. Griselda Sastrawinata – Indonesia’s Internasional Award Nominee Animator
4. Iko Uwais – Indonesia’s Global Actor
5. Irvin dan Ircahn Gunawan – Indonesia’s Global Entrepreneur
6. Joey Alexander – Indonesia’s Young Internasional Award Nominee Pianist
7. Johny Setiawan – Indonesia’s Internasional Astronomer
8. Joko Anwar – Indonesia’s Internasional Film Director
9. Kevin Kumala – Indonesia’s Internasional Inventor
10. Khoirul Anwar – Indonesia’s Award Winning Inventor
11. Livi Zheng – Indonesia’s Internasional Film Director
12. Melati dan Isabel Wijsen – Indonesia’s Young Internasional Activist
13. Mo Sidik – Indonesia’s Internasional Comedian
14. Nadiem Makarim – Indonesia’s Unicorn Startup Founder
15. Naufal Abshar – Indonesia’s Internasional Artis
16. Nyimas Laula – Indonesia’s Internasional Photojornalist
17. Rinaldy Yunardi – Indonesia’s Internasional Jewelry Designer   (TIP/RED)