Bali Ada Pecalang, Rahmat HS: Jakarta Akan Ada Laskar Adat Betawi

Foto : istimewa
Wakil Ketua Bamus Betawi, Rahmat HS. Foto : istimewa

jakarta24jam.com – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi bakal menggelar rapat kerja ke-2 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Rapat kerja ini akan menggodok sejumlah program untuk memastikan kebudayaan Betawi tidak luntur di ibu kota.

“Bamus Betawi akan menyelenggarakan raker kedua, insyaallah dilaksanakan di hotel Sahid pada Minggu 14 Juli. Peserta rakernya terdiri dari pengurus, majelis adat dan pimpinan ormas Betawi yang tergabung dalam bamus yang jumlahnya 114 ormas. Raker ini untuk menyusun program ke depannya,” ujar Wakil Ketua Bamus Betawi, Rahmat HS, di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Menurut Rahmat dalam raker itu banyak agenda yang akan dibahas. Seperti adanya usulan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar festival budaya Betawi sampai tahun di 2020. Hal ini dianggap penting untuk menjalankan Peraturan Daerah (Perda) No 4 tahun 2015 tentang pelestarian budaya Betawi. Selain itu pembentukan Laskar Adat Betawi juga akan dibahas.

“Kita akan adakan fetival budaya Betawi sepanjang tahun yang akan dilakukan di 44 kecamatan. Kita juga akan bahas rencana pembentukan Laskar Adat Betawi. Nantinya, laskar adat Betawi akan ada di 267 kelurahan,” jelasnya.

Dia mengatakan, pembentukan laskar adat Betawi hampir sama dengan pecalang yang ada di Bali. Laskar ini akan ditugaskan untuk mengawal Perda 4 tahun 2015. Salah satunya akan mengontrol penerapan budaya dan ornamen Betawi di hotel dan perkantoran.

“Banyak yang harus dikawal, misalnya hotel menampilkan budaya dan ornamen Betawi sesuai Perda. Dan juga kita akan menertibkan tampilan budaya yang tidak sesuai. Bamus Betawi akan banyak sekali program ke depannya,” pungkasnya. (Potan Ahmad/RED)