Agen Asuransi Harus Siap Masuk Era Digital

Logo Squislife
Logo Squislife

jakarta24jam.com – Kesadaran masyarakat akan pentingnya  asuransi semakin meningkat. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebutkan pada kuartal 3 tahun 2017, Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat Total Pendapatan Premi Rp 139, 27 triliun, nilai ini meningkat 20% dari pencapaian tahun 2016 di periode yang sama. PT Asuransi Jiwa Sequis Life sendiri mencatat Total Pendapatan Premi (Bruto) sebesar Rp 2,37 triliun yang disumbang oleh Premi Bisnis Baru (Bruto) sebesar Rp 467 miliar dan  Premi lanjutan (Bruto) sebesar Rp 1,907 triliun.Peningkatan ini dapat menjadi salah satu indikator naiknya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan asuransi. Hal ini Ini juga menjadi pengingat bagi agen untuksemakin meningkatkan produktivitas dan keterampilan agar mampu berkompetisi di ceruk pasar asuransi jiwa dan kesehatan yang semakin besar.
Adapun teknologi saat ini sangat memengaruhi secara masif kehidupan manusia yaitu bagaimana kita berinteraksi, berkomunikasi hingga memutuskan sesuatu. Pada sektor industri pun demikian, kehadiran teknologi telah menyentuh area pemasaran yang akhirnya memengaruhi strategi pemasaran dan peta distribusi. Perubahan ini menuntut tenaga pemasar harus segera beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi. Dalam hal ini, inovasi dan kecepatan menjadi sangat penting. Menjawab tantangan tersebut, berbagai kemudahan bagi tenaga pemasaran agar dapat melayani nasabah lebih baik, mulai dilakukan oleh banyak perusahaan.
Sequis pun menangkap perubahan ini sebagai kesempatan berinovasi yaitu dengan melengkapi sistem aplikasi multi-platform untuk tenaga pemasarannya yang diberi nama Sequis eZ. Dengan menggunakan Sequis eZ, tenaga pemasaran dapat menjadi perencana keuangan yang profesional dan memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada calon nasabah dan kantor pusat.
Director & Chief Agency Officer PT Asuransi Jiwa Sequis Life Edisjah mengatakan, “Dengan sistem yang canggih dalam menawarkan produk asuransi tentu sangat memudahkan tenaga pemasaran. Kami memandang penting melengkapi tenaga pemasar dengan fasilitas yang canggih sekaligus memberikan kesan modernsehingga dapat membantu membangun kepercayaan calon nasabah serta memberikan customer experience yang unik dan berbedasehingga dengan adanya Sequis eZakan memudahkan tenaga pemasaranSequis melakukan aktivitas penjualan. Mulai dari presentasi, pembuatan ilustrasi dan mengisi Surat Pengajuan Asuransi Jiwa elektronik (e-SPAJ), “ujarnya.
Hal ini dibenarkan oleh Head of IT Innovation Center Health SBU PT Asuransi Jiwa Sequis Life Sandy Gunawan, bahwa Sequis Ez dirancang sedemikian rupa agar mudah digunakan oleh tenaga pemasaran Sequis. “Kami telah melengkapi panduan penggunaan aplikasi dengan penjelasan yang sederhana agar mudah dipahami. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan pertanyaan umum serta panduan cara membayar premi sehingga jika ada pertanyaan dari nasabah maka agen dapat segera memberikan jawaban,” ujar Sandy.
Masih menurut Sandy, sejakpenggunaan Sequis eZ di kalangan tenaga pemasaran disosialisasikan, efektivitas pengajuan polis asuransi ikut meningkat. Pada November 2017, sebanyak ±65% SPAJ dilakukan melalui Sequis eZ dan 50% diantaranya langsung disetujui  (auto accepted oleh sistem expert underwriting) dalam hitungan menit (±1-5 menit). Setelah e-SPAJ disetujui maka calon nasabah bisa langsung melakukan pembayaran pertamanya secara langsung melalui payment gateway sehingga polis dapat segera aktif dan perlindungan pun langsung berjalan.
Sequis eZ telah dilengkapi dengan fasilitas esignature, epayment dan expert underwriting sehingga proses persetujuan formulir SPAJ dapat diketahui secara instan dalam hitungan menit. Dokumen yang diperlukan seperti KTP pun dapat diambil oleh kamera untuk kemudian diunggah ke dalam sistem. Pada tahap hasil underwriting, pembayaran dan penerbitan polis, tenaga pemasaran dan calon nasabah akan mendapatkan notifikasi melalui SMS atau e-mail. Hal ini tentunya akan membantu membangun kepercayaan nasabah terhadap tenaga pemasaran dan perusahaan asuransi.